PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

Penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang saling berkaitan dalam kehidupan bernegara. Berikut ini kita akan membahas tentang Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan.

A.    Penduduk

     Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu wilayah yang secara terus menerus / continue melakukan interaksi antara satu sama lain dan terikat dengan peraturan yang berlaku di wilayah tersebut.

Berikut hal-hal yang berkaitan dengan kependudukan yaitu,

  1. Kepadatan penduduk

Indonesia merupakan Negara ke-4 yang memiliki penduduk terbanyak setelah RRC,India dan Amerika Serikat. Sebagian warga Negara yang memilih tinggal di kota-kota besar dibandingkan di daerah-daerah. Hal ini menimbulkan kepadatan penduduk di kota besar khususnya Jakarta. Oleh karena itu, pemerintah mengupayakan berbagai cara untuk dapat mengatasi kepadatan penduduk dengan cara :

  • urbanisasi,
  • reurbanisasi,
  • emigrasi,
  • imigrasi,
  • remigrasi,
  • transmigrasi.

2. Pengendalian jumlah penduduk

Banyak anak akan mendatangkan banyak rejeki, sehingga banyak orang yang ingin mempunyai banyak anak agar bisa memperbaiki perekonomian keluarganya. Namun, hal itu menyebabkan bertambah banyaknya jumlah penduduk dari tahun ke tahun . Meningkatnya jumlah penduduk akan berdampak kepada kualitas penduduk itu sendiri. Oleh karena itu, pemerintah mengupayakan program KB (Keluarga Berencana) yang bersifat persuasif kepada masyarakat untuk mengendalikan tingkat pertumbuhan penduduk.

B.     Masyarakat

    Menurut Selo Soemardjan, Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan sebuah kebudayaan. Dalam arti lain, masyarakat adalah sekelompok orang yang membuat system semi tertutup, dimana sebagian besar interaksi adalah orang-orang yang berada di kelompok tersebut.

Sesorang dapat dikatakan masyarakat jika memenuhi syarat-syarat berikut yaitu,

  • Adanya dua orang atau lebih manusia yang mendiami suatu wilayah secara berkelompok.
  • Adanya kesadaran masing-masing orang anggota kelompok bahwa mereka merupakan suatu kesatuan
  • Adanya interaksi dalam kurun waktu yang lama sehingga menciptakan anggota baru yang dapat berkomunikasi serta mampu menciptakan aturan untuk setiap anggota kelompok
  • Menciptakan sebuah kebudayaan dari hasil pemikiran bersama yang disepakati dan menjadi mesia penghubung antara setiap anggota kelompok.

C.    Kebudayaan

    Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan telah dimiliki oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Kebudayaan terdiri dari 7 unsur yaitu,

  1. bahasa
  2. peralatan dan teknologi
  3. ekonomi dan mata pencaharian hidup
  4. kemasyarakatan dan organisasi sosial
  5. ilmu pengetahuan
  6. kesenian
  7. kepercayaan atau agama
  8. Bahasa

1. Bahasa

Bahasa adalah alat atau media komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan maksud hati atau mengukapkan hal yang kita ingin sampaikan kepada lawan bicara atau orang lain dengan cara lisan, tulisan maupun bahasa isyarat. Dengan bahasa manusia dapat membaur dengan segala bentuk masyarakat, sehingga bisa  menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, maupun tata krama masyarakat sekitar.

2. Peralatan dan tekhnologi

Teknologi adalah sarana untuk menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat dalam kelasungan hidupnya. Teknologi tecipta dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, cara-cara mengapresiasikan keindahan, atau cara-cara meproduksi hasil-hasil kesenian.

3. Ekonomi dan mata pencaharian hidup

Ekonomi merupakan hal penting pada saat ini. Karena, ekonomi adalah salah satu aspek untuk melakukan kelasungan hidup. Oleh sebab itu, kita harus bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan ekonomi setiap hari.

4. Kemasyarakatan dan organisasi sosial

Kemasyarakatan dalam kehidupan sosial itu penting karana dapat menjalin kekerabatan . Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah maupun perkawinan.
Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang di bentuk oleh masyarakat,baik yang berbadan hukum maupun tidak yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat berbangsa dan bernegara.

5. Ilmu pengetahuan

Pengetahuan menurut Notoadmojo adalah hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu. Dengan pengetahuan manusia dapat menciptakan hal-hal yang baru berdasarkan percobaan-percobaan yang telah dilakukan.

6. Kesenian

Kesenian di setiap daerah berbeda- beda, sehingga hal itu menjadikan kesenian merupakan kebudayaan yang menjadi ciri khas dari wilayah tersebut yang sudah ada dari nenek moyang dan akan terus dilestarikan hingga saat ini.
Kesenian pun  mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga.

7. Kepercayaan atau agama

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Di Indonesia pun terdapat 6 agama yang berbeda-beda  yaitu,

a. Islam
b. Kristen
c. Khatolik
d. Budha
e.Hindu
f. Konghucu

D.  Hubungan Antara Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

    Hubungan antara penduduk, masyarakat dan kebudayaan adalah terikat satu sama lain. Jadi maksudnya jika suatu wilayah terdapat penduduk  yang saling berinteraksi secara terus-menerus dan membentuk suatu kelompok yang disebut masyarakat, sehingga memiliki cara hidup yang telah diwariskan secara turun menurun dan menghasilkan kebudayaan baru.

E.  Permasalahan Antara Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :

1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Iklan