SEO (Search Engine Optimization)

PENGERTIAN SEO

SEO atau kepanjangan dari (Search Engine Optimization) adalah suatu cara atau teknik untuk membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi satu di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing, dan Yahoo.

Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas halaman pertama pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung lebih banyak. Dan memang kenyataan kalau saya lagi googling, jarang buka sampai halaman 3 ke atas. Kalau tidak ada yang cocok, ganti dengan cara menambahkan atau mengurangi keyword (kata kunci).

SEOBerdasarkan pengertian dan tujuan SEO tersebut, maka kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian search engine akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis internet untuk mendapatkan pelanggan baru melalui website. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

JENIS – JENIS SEO

SEO terdiri dari 2 jenis yaitu : SEO On Page (dalam) dan SEO Off Page (luar). Kegunaan kedua jenis ini adalah agar web/blog memiliki ranking tertinggi di search engine.

  1. SEO On Page (dalam)

SEO On Page teknik pengoptimalan yang mengacu pada bagian dalam website/blog itu sendiri, SEO on page adalah cara atau usaha untuk mengoptimalkan sebuah website dengan teknik melakukan penerapan atau perbaikan di dalam situs yang Anda bangun tanpa ada campur tangan pihak lain. Aktifitas SEO on page hanya berlaku jika Anda mau belajar tentang pemahaman bahasa Pemrograman HTML. Jenis SEO yang dapat diterapkan di website diantaranya:

  • Keyword judul posting
  • Internal link ( sebuah link dari satu halaman website menuju halaman lain di dalam website yang sama, dimana isinya masih berhubungan.)
  • Text: Bold, Italic dan Underline
  • Konten unik
  • Permalink SEO Off Page (Luar)
  1. SEO off page ini mengacu pada teknik pengoptimalan luar dari web/blog. Cara ini adalah kebalikan dari SEO on page. Artinya, Anda harus mengoptimalkan page di luar website. Anda harus rajin mensosialisasikan web Anda ke web lain atau media yang dapat menunjang bisnis yang sedang Anda jalani.SEO off page yang dapat diterapkan diantaranya:
  • Eksternal link (sebuah tautan yang anda pasang pada sebuah halaman web anda yang menuju ke domain ataupun blog lain selain blog anda.)
  • Aktif dalam forum-forum
  • Sosial Bookmarking
  • Iklan berbaris

SUMBER:

  1. http://wirdalucky.blogspot.co.id/2011/04/seo-singkatan-dari-search-engine.html
  2. http://www.kompasiana.com/idekreatifdigital/dua-jenis-seo-yang-harus-dipahami_54f7a2a6a33311a01a8b45ac

E-COMMERCE & E-BUSSINESS

PENGERTIAN E-COMMERCE

E-commerce merupakan sitem perdagangan yang menyangkut penjualan dan pembelian suatu barang dangan menggunakan jaringan internet.

ECOMMERCEE-commerce adalah system perdagangan yang menyangkut proses pembelian dan pejualan barang menggunakan suatu jaringan komputer. Menurut Kalakota dan Whinston (1997) istilah e-commerce dapat dilihat dari empat perspektif yang berbeda yaitu (Turban, E., & King, D., 2002):

  1. Bila dilihat dari perspektif komunikasi, e-commerce adalah penyediaan barang, jasa, informasi atau pembayaran melalui jaringan komputer atau alat elektronik lainnya.
  2. Bila dilihat dari perspektif proses bisnis, e-commerce adalah aplikasi dari teknologi dengan tujuan mengotomatisasi transaksi bisnis dan langkah-langkah dalam melaksanakan pekerjaan (workflow).
  3. Bila dilihat dari perspektif pelayanan, e-commerce adalah sebuah alat yang dapat   memenuhi   kebutuhan   perusahaan,   konsumen,   dan manajemen dengan tujuan meminimalisir biaya pelayanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen, dan meningkatkan kecepatan pelayanan konsumen.
  4. Bila   dilihat   dari   perspektif online, e-commerce   memungkinkan dilaksanakannya proses jual beli produk dan informasi melalui Internet dan layanan online lainnya.

KATEGORI E-COMMERCE

Pada umumnya e-commercedapat dibedakan dalam Business to Business, Business to Consumers, dan Consumers to Consumers.

  1. Businessto Business(B2B)

B2B melibatkan pasar e-business dan hubungan pasar langsung antar perusahaan.   B2B   menyatakan   penjualan   produk   dan   jasa   yang   melibatkan beberapa   perusahaan   dan   dilakukan   dengan   sistem   otomasi. Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam B2B adalah pemasok, distributor, pabrik, toko, dan lain-lain.

Keuntungan   B2B   adalah   dapat   menghemat   biaya,   meningkatkan pendapatan,   mempercepat   pengiriman,   mengurangi   biaya   administrasi,   dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

  1. Business to Consumer(B2C)

B2C melibatkan interaksi dan transaksi antar perusahaan penjual dan konsumennya. Pada kategori e-commerce B2C, perusahaan harus mengembangkan pasar elektronik yang menarik untuk menjual berbagai produk dan jasa ke para pelanggan. Pada perkembangannya, telah muncul beberapa situs yang mendukung bisnis yang berbasiskan konsumer ke pebisnis (Consumer to Business –C2B).

  1. Consumer to Consumer(C2C)

C2C menyatakan model perdagangan yang terjadi antara konsumen dengan konsumen melalui internet. Pada situs e-commerce yang termasuk kategori C2C, seperti eBay.com, menyediakan sarana yang memungkinkan setiap orang dapat menjual atau membeli barang mereka sendiri.

Iklan personal elektronik dari produk atau jasa untuk membeli atau menjual oleh para pelanggan di situs koran elektronik, portal e-commerce pelanggan, atau situs web personal juga merupakan bentuk e-commerce C2C.

PENGERTIAN E-BUSINESS

Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry)

ebussiness

Jadi e business adalah pengunaan teknologi informasi dan komunikasi pada suatu organisasi atau individu untuk mejalankan sebuah bisnis utama yang aman , fleksibel dan terintegrasi. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keuntungan dari suatu bisnis tersebut.

Contoh:

Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.

JENIS E-BUSINESS

  1. Business-to-Business (B2B).

Semua partisipan di dalam B2B e-commerce adalah   pebisnis   atau   organisasi   lain.

  1. Business-to-consumer (B2C).

Meliputi transaksi eceran (Retail transaction) dari suatu produk dan jasa dari pebisnis ke pembeli individu.

  1. Business-to-business-to-Consumer   (B2B2C).

Tipe   bisnis   ini   menyediakan produk dan jasa untuk klien bisnis. Klien bisnis memelihara pelanggannya, yang dapat sebagai karyawannya, untuk mana produk dan jasanya disediakan tanpa menambahkan nilai tambah lainnya.

  1. Consumer-to-business (C2B).

Meliputi individu yang menggunakan internet untuk menjual produk dan jasa kepada organisasi, seperti layaknya seorang individu mencari penjual untuk untuk menawarkan produk atau jasanya seperti yang mereka inginkan.

  1. Consumer-to-consumer (C2C).

Dalam kategori ini, konsumen yang satu akan menjual   langsung   kepada   konsumen   yang   lain.

  1. Mobile commerce (m-commerce).

Transaksi EC yang dilakukan secara penuh atau sebagian di dalam lingkunagn nirkabel (Wireless).

  1. Intrabsuiness EC.

Mencakup semua aktivitas internal organisasi yang meliputi pertukaran barang, jasa, atau informasi diantara beberapa unit dan individu di dalam

  1. Business-to-employees (B2E).

Adalah bagian dari Intrabisnis, dimana suatu organisasi   mengirimkan   jasa,   informasi,   atau   produk kepada   karyawan individu, seperti yang dilakukan oleh Maybelline.

  1. Collaborative   commerce.

Ketika   individu   atau   kelompok   melakukan kolaborasi, mereka akan tumbuh kedalam collaborative commerce.

  1. Nonbusiness EC.

Pertumbuhan jumlah dari institus non-profit seperti institusi akademik, organisasi non-profit, organisasi kerohanian, organisasi social, dan agen-agen pemerintah yang menggunakan EC telah menurunkan pengeluaran mereka   atau   untuk   meningkatkan   proses   operasi   dan   layanan   kepada pelanggan.

  1. E-Learning.

Training atau edukasi yang disajikan secara online. E-Learning digunakan secara mendalam di dalam suatu   perusahaan untuk pelatihan karyawannya (disebut e-training). E-Learning juga disebut sebagai universitas maya.

  1. Exchange-to-exchange (E2E).

Merupakan Pasar Publik Electronik (Public Electronic Market) diantara pembeli dan penjual.

  1. E-Government.

Di dalam e-Government EC, entitas di dalam pemerintahan membeli atau menyediakan barang-barang, jasa, atau informasi kepada pelaku bisnis (G2B) atau kepada warganya (G2C).

PERBEDAAN E-COMMERCE & E-BUSSINESS

E-Commerce adalah bagian dari e-business karena adanya penggunaan teknologi informasi berupa internet dan jaringan komputer lainnya untuk menjalankan proses bisnis utama berupa pembelian dan penjualan.

Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang), sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya.

Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan e-commerce dan e-business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet.

SUMBER:

  1. https://kompiqu.wordpress.com/artikel/istilah-teori/perbedaan-antara-e-commerce-dengan-e-business/
  2. http://kharissaja13.mhs.narotama.ac.id/files/2014/03/Penerapan-E-business.pdf
  3. http://csc408.weblog.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/sites/983/2013/05/Corporate-Portal-Pertemuan-1.pdf